Optimis Tak Ada Anak Putus Sekolah di Gayam

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku optimis jika tidak ada anak putus sekolah di wilayahnya. Karena sudah banyak sekali program pendidikan yang diberikan kepada masyarakat baik dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat.

Kepala UPTD Gayam, Mugianto, mengatakan, saat ini tengah  melakukan pendataan anak usia sekolah bersama masing-masing sekolah dan pemerintah desa. Hal ini sesuai instruksi Bupati Bojonegoro, Suyoto, jika semua UPTD harus menyerahkan data anak usia sekolah di masing-masing Kecamatan.

“Meski saya belum pegang data, tapi saya yakin tidak ada yang putus sekolah disini,” tegasnya.

Karena itu, Mugianto menegaskan,  data dari salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menyebutkan di Bojonegoro terdapat  42 ribu anak putus sekolah mulai jenjang SD, SMP, maupun SMA, tidak diyakini oleh semua pihak.

“Pendataan ini juga dilakukan untuk validasi jumlah anak putus sekolah,” tandasnya.

Apalagi, lanjut Mugianto, mulai 1 Juni mendatang, sesuai perintah Bupati Suyoto, semua akan melaksanakan program ayo sekolah. Yakni program pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah agar melanjutkan lagi baik itu di sekolah formal maupun informal.

Baca Juga :   KKN Mahasiswa UTM, Kembangkan Tanaman Indigofera untuk Pakan Ternak

“Jangan sampai ada anak sekolah di sini, masa punya migas tapi ada yang putus sekolah dengan alasan ekonomi,” imbuhnya.

Saat ini pihaknya menunggu hasil validasi data yang akan diserahkan pada 22 Juni mendatang. Dengan data itu pihaknya bisa bergerak cepat jika memang ada yang putus sekolah.

“Kami akan dorong peningkatan pendidikan di wilayah ring 1 ini,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *