Pencuri Alat Proyek Migas Belum Tertangkap

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro –  Kepolisian Sektor (Polsek) Gayam mangaku masih melakukan pengejaran pelaku pencurian peralatan di lokasi proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi (Engineering, Procurement and Constructions/EPC) – 5 Banyuurip, Blok Cepu, beberapa waktu. Diduga kawanan pencuri itu adalah warga sekitar lokasi proyek.

“Yang diduga sebagai pelaku melarikan diri, dan masih dalam pengejaran kami,” kata Kapolsek Gayam, AKP Sudirman kepada suarabanyuurip.com di sela-sela kampanye energi alternatif oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Balai Desa (Baldes) Gayam, Rabu (20/5/2015).

Meski sampai saat ini belum menangkap pelaku, Sudirman mengaku, telah mengantongi tiga orang yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sejumlah peralatan di proyek di zona 4 milik PT Rekayasa Industri – Hutama Karya (Rekind – HK) kontraktor pelaksana proyek EPC-5. 

“Sesuai laporan dari pihak perusahaan, beberapa peralatan yang hilang dicuri di antaranya adalah genset, kabel dan barang-barang lainnya,” ucap Sudirman, merinci.  

Dirinya berjanji akan menindak tegas dan tidak memberikan toleransi terhadap pelaku pencurian peralatan di proyek minyak Banyuurip. “Tetap akan kita proses secara hukum,” tandasnya.(sam)

Baca Juga :   Media SBU-LIMA 2B Berbagi dengan Warga Sekitar

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *