SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, menilai selama tujuh bulan perjalanan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) tak mampu membawa kemajuan bangsa Indonesia. Justru memunculkan ketegangan politik dan gesekan antar lembaga pemerintahan yang menyebabkan stabilitas keamanan terancam.
Ketegangan yang dimaksud antara lain perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri, Makamah Agung dengan Komisi Yudisial, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).Â
“Itu terjadi karena tidak adanya ketegasan Jokowi. Akibatnya memunculkan keresahan di masyarakat,” tegas Ketua HMI Bojonegoro, Diah Rahayu Ardiani saat melakukan unjuk rasa memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2015).Â
Aksi ini diikuti sekira 10 aktivis. Mereka melakukan longmarch mulai Bundaran Adipura, menyampaikan aspirasi di Radio Malwopati milik pemerintah dan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.Â
Dalam orasinya, aktivis mahasiswa itu juga menilai tak optimalnya kinerja kementerian. Bahkan sejumlah kementerian belum tuntas melakukan reskruntruksi sehingga performa pemerintahan sampai saat ini masih mengecewakan.Â
“Raykat ingin perubahan yang cepat. Tapi pemerintahan tak mampu memenuhinya. Rakyat justru harus menanggung beban ekonomi yang berat karena naiknya harga kebutuhan pokok akibat kenaikkan harga BBM,” tandas Diah. Â
Ada tiga tuntutan yang diusung PB HMI dalam demo ini. Pertama, menuntut Presiden Jokowi untuk menjaga stabilitas politik, tidak membiarkan penumpang gelap di pemerintahan yang membawa agenda berbeda, bahkan melangkahi hak presiden.
Ke dua, menuntut presiden menjaga stabilitas ekonomi dengan cara berhati-hati dakamn menaikkan harga BBM, tarif dasar listrik dan gas.Â
“Kami juga mendesak kepada presiden untuk memimpin langsung koordinasi strategis lintas kelembagaan dan kementerian dalam pangarusutaman pembangunan pemuda,” timpal Fauzi, koordinator aksi.(roz)