SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyampaikan, pada lifting Tahun 2015 ini  terdapat penambahan item Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) yaitu Pertamina EP-KSO Geo Cepu Indonesia. Dengan begitu Bojonegoro terdapat enam K3S dibanding Tahun 2014 yang hanya lima K3S.
Kepala Dinas ESDM Bojonegoro, Agus Suprianto, mengatakan, secara umum hasil lifting untuk minyak bumi di Kabupaten Bojonegoro pada Triwulan I tahun 2015 (Desember 2014 sampai Pebruari 2015) mencapai 5,32 juta barel atau rata-rata 59,16 Ribu BOPD.Â
“Kondisi ini berarti mengalami penurunan dibanding Triwulan IV 2014 yang mencapai 5,82 juta barel atau rata-rata 61,76 Ribu BOPD,” tukasnya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (25/5/2015).
Dia menambahkan, untuk Lifting gas bumi di Kabupaten Bojonegoro pada Triwulan I tahun 2015 (Desember 2014 sampai Pebruari 2015) mencapai 1,71 juta MMBTU. Yang berarti mengalami peningkatan dibanding Triwulan IV 2014 yang mencapai 956,78 ribu MMBTU.
Mantan Kepala Bagian Hukum ini menyatakan, rata-rata harga minyak mentah pada Triwulan I 2015 mencapai 49,59 US$ per Barel dari rata-rata seluruh jenis minyak mentah yang dihasilkan PT Pertamina EP, JOB-PPEJ maupun ExxonMobil Cepu Limited.
“Dengan demikian tingkat realisasi lifting minyak pada Triwulan I 2015 hanya mencapai 7,62% dari prognosa yang ditetapkan Tahun 2015 sebesar 69,85 Juta Barel,”lanjutnya.
Dia menegaskan, capaian realisasi tersebut sangat jauh dari target yang diharapkan pada Triwulan I 2015. (rien)