SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Â Ahmad Yunus Suwarno yang sehari-hari sebagai jagal sapi dan kambing hanya bisa pasrah saat rumahnya dibobol maling di siang bolong, Senin (25/5/2015). Akibatnya uang Rp.50 juta amblas.
Dari lokasi kerusakan terlihat pada pintu rumah dan kamar milik Yunus yang beralamat di RT 4 RW 1 nomor 108 Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro.
Kunci pintu bagian belakang yang terbuat dari engsel rusak, istri Yunus, Sukina menduga, kerusakan tersebut setelah dicukil. Kerusakan juga terjadi di gembok pintu kamar. Tak ada keanehan dalam kamar pasangan suami istri Yunus dan Sukina.
Ditemui di rumahnya, wajah pasangan paruh baya itu lunglai. Mata Sukina merah dan lebab, terlihat usai menangis. “Mungkin ini cobaan hidup,†ujar Sukina lirih sembari pundaknya dipijit seorang tetangganya.
Perempuan yang sehari-hari jualan daging sapi dan kambing di pasar besar Bojonegoro itu mengetahui kalau kamarnya dirusak maling ketika sepulang dari takziah di rumah saudaranya. Ia bersama suaminya curiga melihat kerusakan pintu tersebut.
Melihat pintu rusak itu, suaminya, Yunus langsung membuka lemari, setelah itu, ia mengetahui kalau uang Rp 50 juta untuk kulakan, persiapan bulan ramadan, dan memberi tunjangan hari raya kepada pegawainya dikuras maling.
Sukina mengaku, ketika meninggalkan rumah, rumahnya dalam keadaan kosong, pintu depan tak terkunci. “Saya tadi takziah sekitar pukul 08.00, terus balik ke rumah sekitar pukul 11.30. Saya curiga, kok pintu kamar ini sudah rusak,†ungkapnya.
Setelah mengetahui uangnya hilang, keluarga Sukina melapor kepada Polres Bojonegoro. Saat Surya di rumah itu, beberapa anggota polres mencari sidik jari pencuri.
Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Basuki Nugroho menyatakan, laporan tersebut akan ditindaklanjuti. Namun, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan di rumah Yunus. (roz)