Penjualan Solar Terus Melonjak

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Dalam sepekan terakhir penjulan solar disejumlah Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lamongan, Jawa Timur mengalami peningkatan 15-25 persen.

Tingginya penjualan solar dikarenakan sepekan ini tidak pernah lagi turun hujan. Pembelian solar selain dari kendaraan roda empat juga dari petani untuk kebutuhan mendesel air atau bahan bakar traktor.

“Seminggu ini terjadi kenaikan penjualan rata-rata 15 persen,“ ujar operator SPBU Pucuk Sukri, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (25/5/2015).

Melonjaknya penjualan solar juga terjadi di SPBU Banaran, Plaosan dan Sumur Genuk. Setiap harinya terlihat pembelian jurigen mendominasi dari petani yang membeli solar untuk kebutuhan mendesel air atau bakan bakar traktor untuk bercocok tanam.

“Penjualan solar meningkat 25 persen mas. Ini dimungkinkan karena saat ini sudah benar-benar kemarau. Petani yang baru memulai tanam padi tidak bisa lagi mengharapkan hujan sehingga harus mendesel air untuk tanam,“ papar operator SPBU Plaosan Ali.

Dalam sehari rata-rata penjualan solar di SPBU paling ramai di Jalan nasional Babat-Lamongan ini mencapai 1500 liter dengan harga Rp6900 perliter.

Baca Juga :   Transportasi Migas Harus Ada Dispensasi

Hampir semua SPBU memberikan keleluasaan pembelian jirigen bagi para petani. Tidak ada pembatasan maksimal pembelian solar. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *