SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Pameran pendidikan yang digelar di Lapangan Sawonggaling, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sepi pengunjung.
Dari pantauan, sejak dibuka pagi tadi Rabu (27/5/2015), puluhan stand pameran yang diikuti lembaga pendidikan dari PAUD hingga SMU/SMK negeri dan swasta, jumlah pengunjung yang datang dapat dihitung dengan jari.
Di setiap stand yang menampilkan kreasi dari lembaga pendidikan masing-masing, hanya terlihat para penjaga stand. Mereka duduk-duduk sambil bercengrama dengan temannya.
Padahal pihak panitia sudah melakukan woro-woro (pengumuman) ke masyarakat luas akan adanya pameran dengan mengadakan siaran keliling menggunakan mobil ke desa-desa. Â Pameran pendidikan digelar selama tiga hari mulai Rabu-Jumat (27-29/5/2015).
“Sepi, Mas. Sejak pagi tadi tidak ada pengunjung yang datang,“ ujar salah satu penjaga stand SMK, Iwan Zanuar, kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (27/5/2015).
Menurut salah satu penjual makanan di Lapangan Sawonggaling, Ratna, Â sepinya pameran dikarenakan barang yang dipamerkan tidak menarik, dan hanya kreasi anak-anak sekolah.
“Beda kalau acaranya orkes atau perlombaan pasti pengunjungnya ribuan,“ papar Ratna.
Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Babat, Sutam, dikonfirmasi tentang sepinya kegiatan Pameran Pendidikan hingga berita ini ditulis tidak memberikan jawaban.(tok)