SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Dengan memanfaatkan sepeda bekas, para pelajar SMK Muhammadiyah 5 Babat, Lamongan, Jawa Timur berhasil menciptakan mesin multiguna Water Bike Rice. Mesin ini dapat dimanfaatkan untuk mengevakuasi korban banjir dan juga sepeda air untuk wisata danau.
“Ide awal terciptanya Water Bike Rice ini terinspirasi dari Kabupaten Lamongan yang menjadi langgananan banjir. Dengan alat sederhana menjadi sarana efektif untuk mengevakuasi korban banjir,“ kata salah satu guru SMK Muhammadiyah Babat Iwan Yanuar kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (27/5/2015).
Perkakas yang digunakan untuk membuat sepeda air yangdikerjakan oleh teal reagul ini terbilang sederhana dan berbiaya cekak. Seperti sepeda angin bekas,pipa PVC, berdiameter 200 milimeter (mm),dan besi berdiameter 30X30 milimeter.
Dengan menggunakan tenaga kayuh, sepeda air ini bisa digunakan sebagai transportasi air. Dengan dua penyangga pipa PVC di kiri kanan sepeda, dipastikan sepeda air ini tidak akan oleng atau tenggelam diair sehingga cukup aman penggunaannya.
“Setiap tahun mesin ini selalu disempurnakan sehingga benar-benar nyaman dan aman digunakan,“ cetus Iwan.
Dia tambahkan, mesin ini cukup ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak bumi.
Meski berbentuk sederhana kreasi pelajar SMK 5 Muhammadiyah Babat yang dibina oleh Achmad Ghofur dan Suyitno ini telah bebeberapa kali meraih kejuaraan tingkat Jawa Timur dalam ajang lomba pemanfaatan teknologi kreatif dan inovatif.
Diantaranya yaitu juara 1 lomba pemanfaatan teknologi dan kreasi yang diadakan Universitas Institut Teknologi Surabaya (ITS) tahun 2013 dan juara I dalam lomba yang sama di Monumen Kapal Selam Surabaya tahun 2015. (tok)