Antisipasi Blow Out, EMCL Utamakan Safety

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Meskipun telah mengutaman safety (keselamatan) dalam melakukan eksplorasi dan eksploitasi, namun operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), mengaku tidak bisa mecegah terjadinya blow out (kebocoran gas).

Namun begitu, berbagai upaya telah dilakukan EMCL untuk mengantisipasi agar insiden tersebut tak terjadi.  Di ataranya dalam melakukan pekerjaan telah memberikan tindakan preventif kepada seluruh karyawan untuk mengerjakan segala sesuatu sesuai prosedur.

“Kalau bisa jangan sampai terjadi,” tegas Vice President Public and Government Affairs EMCL, Erwin Maryoto.

Menurut Erwin, keselamatan telah menjadi bagian utama dalam setiap pekerjaan yang dilakukan EMCL agar insiden seperti kebocoran gas tidak terjadi.

Namun apabila insiden tersebut terjadi, lanjut Erwin, EMCL telah mensiagakan tim sweeper yang bertugas mengamati kalau ada bocoran gas berbahaya. Sehingga tim dapat bergerak sesuai standar operation procedure (SOP) di masyarakat, baik untuk pengamanan maupun tindakan lainnya.

“Melalui emergency respon plan atau tanggap darurat inilah jika terjadi blow out atau kebocoran gas bisa tertangani terutama di masyarakat,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Kelola Gas Suar Sukowati, BBS Gandeng Dua Investor

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *