SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Sekelompok pemuda Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur berharap peluang pekerjaan kembali terbuka saat pengembangan Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, dilakukan.
Salah satu perwakilan pemuda, Ali Syafaat, mengatakan, paska pelaksanaan uji kandung cadangan pemboran di KDK sejumlah pemuda kembali menganggur lantaran di antara pengerjaan proyek di nyatakan rampung.
“Sudah banyak lagi yang menganggur,” kata dia kepada suarabanyuurip.com, Senin (1/6/2015).
Dia menuturkan, beberapa warga sempat merasa gelisah pasca pengurangan tenaga kerja beberapa waktu lalu. Karena itu pada saat pembangunan fasilitas produksi di Lapangan LDK, dia berharap penyerapan tenaga kerja dan peluang usaha memprioritaskan warga lokal setempat.
“Selain itu juga harus merata, biar semua pemuda memiliki kesempatan,” imbuhnya.
Sebelumnya, dalam sebuah kesempatan juru bicara ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), Erwin Martoyo, menyatakan, hasil dari pemboran KDK dinyatakan cukup ekonomis. Bahkan disebutkan cadangan minyak di Lapangan KDK dan Lapangan Banyuurip Blok Cepu mencapai 448 juta barel.
Jumlah cadangan itu, lanjut Erwin, akan ditampung dan dikelola di pusat fasilitas pemrosesan (central processing facility/CPF) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang terletak di Kecamatan Gayam. Namun demikian di Lapangan KDK juga akan didirikan fasilitas produksi penunjang.(roz)