SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Angka kematian ibu hamil diperkirakan meningkat tahun ini dibanding dengan tahun 2014 lalu.
Catatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, angka kelahiran di Tuban tergolong tinggi. Meski belum genap setengah tahun, sudah ada 5 kasus perempuan yang nyawanya tidak tertolong pada ketika melahirkan buah hatinya.
Kepala Dinkes Tuban, Dr Syaiful Hadi, membeberkan pada bulan Februari dan bulan Maret lalu ada dua ibu melahirkan yang meninggal dunia. Kemudian pada Bulan April lalu ada 3 kasus serupa.
“Sehingga sudah ada 5 Ibu hamil yang meninggal dunia, sementara pada bulan Mei kemarin kita belum mendapatkan laporan,â€kata Syaiful Hadi, Senin (1/6/2015).
Dia membandingkan dengan tahun 2014 lalu. Ada 10 kasus yang sama terjadi dalam satu tahun. Dengan begitu data terbaru menunjukkan ada kenaikan angka kasus serupa melihat sekarang belum genap satu tahun. Diapun berharap, kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Tuban.
“Kita sudah menginstruksikan kepada petugas Puskesmas ataupun yang ada di lapangan untuk memantau kondisi ibu hamil baik ketika mengandung ataupun proses persalinan,â€kata Syaiful.
“Begitupun juga petugas akan memberikan pemahaman tentang kondisi kesehatan dan keselamatan ibu hamil,â€jelas Syaiful.
Banyak faktor yang perlu diketahui masyarakat tentang penyebab kasus ini. Mulai dari faktor pernikahan usia dini karena kandungan sang Ibu dalam kondisi belum siap atau masih labil, kurangnya pemahaman mengenai kesehatan Ibu mengandung dan melahirkan, serta karena faktor kesehatan yang bersangkutan.
“Seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol itu bisa membahayakan keselamatan ibu dan juga membahayakan janin dan perkembangannya,â€tandasnya.(edp)