SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur berupaya mengurangi pengangguran warganya. Selain melalui dunia pertanian juga berupaya agar bisa terlibat di proyek Banyuurip, Blok Cepu.
Kepala Desa (Kades) Ngraho, Samat, mengaku, tidak akan surut semangat dalam berupaya menekan pengangguran bagi warganya. Perjuangan tetap dilakukan bersama perangkat desa.
“Saya akan berupaya terus mencari terobosan baik dibidang pertanian maupun keterlibatan warga Ngraho di proyek Banyuurip sesuai dengan keahlihannya masing-masing,” kata Samat kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (02/6/2015).
Meski belum dikata maksimal, kata Samat, tetapi mulai ada warga yang sudah terlibat dalam pengerjaan di proyek Banyuurip. Sehingga, semula warga banyak yang menganggur kini telah mulai beraktifitas sesuai keahlihannya.
“Sudah ada yang mulai terlibat di proyek EPC 1 (Engineering Procurement and Construction) maupun EPC 5, Mas,” jelasnya.
Hanya saja, orang nomer satu di tingkat Desa Ngraho itu belum memberikan rianciannya secara pasti berapa yang telah terlibat di proyek yang dioperatori ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), dan berapa banyak yang masih nganggur. Saat ini Pemdes Ngraho sedang melakukan faliditas data.
“Maaf untuk sementara jumlahnya berapa belum bisa disampaikan. Sebab, selain masih bertahab perekrutan juga masih pemfalidan datanya. Nanti, jika sudah klir semua akan kita informasikan, Mas,” pungkasnya. (sam)