Validasi Putus Sekolah Belum Dilakukan

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendidikan,  Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku mendapatkan data jumlah anak putus sekolah tahun 2015, dan belum melakukan validasi di lapangan.

Pengawas TK/SD UPTD Pendidikan Gayam, Dayat, mengungkapkan, selama ini data yang diterima selalu berubah-ubah. Bahkan, untuk data yang terakhir kalinya dinilai masih diragukan.

“Kami masih ragu, apakah data ini salah tulis atau memang faktanya begitu,” ujar pria asal Desa Balen ini kepada Suarabanyuurip.com dikantornya, Senin (8/6/2015).

Dari data yang diperoleh melalui perwakilan sekolah yang ditunjuk sebagai tim pendataan, jumlah anak putus sekolah di Kecamatan Gayam untuk usia 6 sampai 12 tahun atau setara dengan tingkat SD (sekolah Dasar) ada 4 anak, usia sekitar 12 sampai 14 tahun atau setara dengan SLTP sebanyak 2 anak, dan  usia sekitar 15 sampai 19 tahun atau setara dengan SMA sebanyak 3 anak. 

Jumlah tersebut, lanjut Dayat, untuk Sekolah Dasar ada 2 anak yang putus sekolah terdapat di Desa Beged, dan 2 anak di Desa Mojodelik. Untuk SMP ada 2 anak yang putus sekolah di Desa Ngraho, sementara tingkat SMA, 1 anak putus sekolah ada di Desa Beged, 1 anak di Desa Ngraho, dan 1 anak di Desa Manukan. 

Baca Juga :   Unigoro Siap Rayakan Malam Puncak Dies Natalis ke 45, Saksikan Kemeriahannya

Pihaknya menyatakan, faktor masih adanya anak putus sekolah ini bukan karena faktor ekonomi. Selama ini baik dari pemerintah pusat maupun daerah telah menggelontorkan bantuan untuk pendidikan.

“Bisa karena pengetahuan pihak keluarga yang kurang akan pentingnya pendidikan, atau anak tersebut memiliki keterbelakangan mental,” imbuhnya.

Dia menyampaikan, akan melakukan validasi data tersebut apakah benar-benar akurat atau tidak. Apabila memang benar kenyataannya seperti itu, akan mendatangi pihak keluarga untuk mengetahui faktornya.

“Setelah itu ya kita dorong untuk bisa sekolah lagi atau didaftarkan ke kejar paket A,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *