1.500 Sumur Tua Berpotensi Katrol PAD

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Potensi Sumber Daya Alam (SDA) sektor Migas berupa sumur tua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah sangat besar potensinya untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat.

Itu terbukti lebih dari 1.500 titik sumur tua yang tersebar di Blora, hanya 560 titik yang saat ini terdaftar pengelolaannya. Termasuk 282 sumur eks  Kokaptraya yang saat ini dikelola LPPM UPN Veteran Jogjakarta.

Hal itu diungkapkan oleh koordinator Forum Peduli Masyarakat Blora (Forbes), Roy Kurniadi.

“Betapa besarnya potensi SDA Migas di Blora. Apabila dikelola dengan benar, jujur dan adil, bisa meningkatkan PAD secara signifikan untuk kemakmuran masyarakat Blora,” katanya.

Ungkapan Forbes tersebut dibenarkan Kepada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Setyo Edi. “Informasinya memang ada ribuan. Tapi yang terdata saat ini baru 582 sumur yang masuk dalam proses pengajuan perijinan dan pengelolaan,” ujarnya.

Data sementara, yang masuk pada Dinas ESDM Blora diantaranya, BUMD PT Blora Patra Energi saat ini mengelola 36 sumur, BUMD PT Sarana Patra Jateng (SPJ) mengelola 38 sumur, KUD Wargo Tani Makmur mengelola 32 sumur, dan ex Kokaptraya terdapat 282 sumur.

Baca Juga :   Sinergi PPSDM Migas, SKK Migas Kal-Sul dan Pemkab Kutai Kartanegara Ciptakan SDM Migas yang Handal

Selanjutnya, sedang proses permohonan, diantaranya, KUD Blora mengajukan ijin 45 titik sumur, KUD Wargo Tani Makmur mengajukan 54 titik sumur, BUMD SPJ mengajukan 19 titik sumur, dan BUMD BPE mengajukan 76 titik sumur.

Belum terdatanya potensi minyak bumi pada sumur tua juga menjadi permasalahan yang dihadapi saat ini. Pihaknya berharap, tersedianya data potensi sumur tua yang akurat untuk mengetahui jumlah, serta potensi sebenarnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *