SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan –Â Peternak juga harus dilindungi dengan skema subsidi dalam menghadapi perdagangan bebas, khususnya menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Itu ditandaskan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri penutupan Kontes Ternak dan Ekspo Agribisnis Peternakan Tingkat Jawa Timur, di pelataran parkir Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (10/6/2015).
Menurut Gus Ipul, di Negara manapun selalu ada bentuk-bentuk perlindungan, terutama untuk menjaga ketahan pangan. Peternak juga harus bisa memegang amanah, ketika mendapat perlindungan berupa subsidi.
“Jangan sampai terjadi ada peternak yang menerima bantuan hewan ternak namun tergoda untuk menjual bantuan tersebut,“ pesan Gus Ipul dalam acara yang dihadiri Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Muladno, dan Bupati Lamongan Fadeli tersebut.
Dukungan Gus Ipul untuk memberikan subsidi kepada peternak itu menanggapi usulan Kusnan, seorang peternak dari Kabupaten Bojonegoro. Kusnan berkeluh kesah, peternak selama ini tidak mendapat perlakuan seperti petani yang banyak menerima subsidi.
Sementara Muladno menyebut, kegiatan tersebut membuat peluang investasi peternakan Jawa Timur bisa terekspose sehingga membuka peluang pengusaha peternakan menanamkan modalnya. Juga dapat memovitasi masyarakat terutama komunitas peternakan, untuk meningkatkan kemandirian pangan berbasis protein hewani.
Muladno menyebut Jawa Timur adalah salah satu gudang ternak nasional. Populasi sapi potong mencapai 3.949.000 ekor, yang setara 27,9 persen terhadap populasi nasional. Sedangkan sapi perah mencapai 237 ribu ekor, atau  52,44 persen dari populasi nasional. (tok)