SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora- Pertamina Hulu Energi Randugunting menganggap selama ini sumur tua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sedang tidur. Namun di dalam tidurnya menyimpan cadangan minyak yang besar.
Untuk menghidupkan kembali sumur peninggalan Belanda tersebut, PHE Randugunting berkeinginan mengajak para penambang bekerjasama dalam program akselerasi Pertamina.
“Sumur tua di Blora masuk program kita. Mudah-mudahan bisa berjalan bersama,†kata General Manager PHE Randugunting, Abdul Mutholib Masdar, saat menjadi nara sumber tentang pengelolaan migas berbasis kearifan lokal di Gedung Sasana Bhakti Blora, Selasa (9/6/2015).
“Kerjasama untuk akselerasi menggandeng sumur tua adalah bagian dari program PHE Randugunting,†lanjut dia.
Sebelumnya Masdar mengemukakan, bahwa cadangan minyak di Blora sangat besar. Sehingga dirinya berani meyakinkan pemerintah untuk berinvestasi di Blok Blora hingga mencapai USD 70 juta.
Hal itu untuk mendukung langkah Pertamina mensukseskan program percepatan di Blok Blora. Masdar merasa optimis jika pada pengeboran yang keempat kalinya di Wonopotro-1 Desa Plantungan, Kecamatan Blora, akan berhasil. Sebab lokasi pengeboran saat ini berada di antara beberapa sumur tua yang tersebar di wilayah tersebut.
“Di Blora nanti bukan hanya di eksplorasi, tapi juga di produksi,â€ujarnya.(ams)