SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro –Setelah memakan waktu beberapa jam, perundingan untuk membahas kekurangan pembayaran tagihan senilai Rp1,9 milyar antara PT Rajekwesi Mitra Tama (RMT) dan vendor lokal dengan kontraktor pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC)-5 Banyuurip, Blok Cepu, PT Hutama Karya – PT Rekayasa Industri (HK-Rekind) menemui jalan keluar.
Bentuk penyelesaian yang didapat, PT Rekind dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator migas Blok Cepu, sanggup mefasilitasi permasalahan pembayaran antara Demita-RMT sehubungan dengan pengambilan tagihan yang telah dilakukan oleh PT Demita sebesar Rp1.900.000.000 yang harusnya untuk Project EPC-5 yang dialihkan ke Project lain.
“Memang sudah ada pembayaran dari senilai Rp2,1 miliar. Tapi semua itu tidak sesuai dengan harapan dari kontraktor lokal. Karena yang Rp1,9 miliar masih ruwet,” kata Direktur CV Prima Abadi (PA), Kamidin kepada suarabanyuurip.com seusai perundingan, Rabu (10/5/2015) malam.
Dia menjelaskan, kesepakatan penyelesaian kekurangan tagihan dari Rp1,9 tersebut sebenarnya masih kurang sesuai dengan pemikiran kontraktor lokal. Karena belum ada kepastian kapan sisa hutang tagihan itu dibayarkan kepada vendor lokal.
“Karena kondisinya sudah malam jadi kita sudahi dengan hasil yang ada. Terpenting kita sebagai kontraktor lokal tetap berupaya agar Rekind secepatnya menyelesaikan kekuranganya 1,9 miliar.Kita akan tunggu proses selanjutnya,” tegas Kamidin.
“Apapun alasan mereka pada intinya sisa uang yang belum terbayar segera dilunasi. Karena, kami sebagai vendor lokal sangat membutuhkan dana tersebut untuk kelancaran usaha kedepannya,” sambung Direktur CV Surya Dirgantara, Mungin.
Hadir dalam perundingan tersebut adalah Camat Gayam, Hartono, Kapolsek Gayam, AKP Sudirman, Pam Ovit, Sahat L Tobing, Finance Manager Rekind, Zainal Arifin, Construction Manager Rekind, perwakilan EMCL Ichwan Arifin, EMC Socioeconomic Supervisor, Nina Megawati, EMCL Socioeconomic EPC-5, Direktur PT RMT Rahmad Aksan, dan 11 lebih vendor lokal. (sam)