Gelontor U$20 juta Untuk PPO Banyuurip

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) mengklaim telah menggelontorkan US 20 juta dolar untuk Program Penunjang Operasi (PPO) di proyek Lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu.

Field Public and Government Affairs Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, dana tersebut merupakan investasi untuk bidang kemasyarakatan terhitung sejak tahun 2011 lalu.

“EMCL melakukan investasi saat dimulainya proyek Banyuurip pada tahun 2011 senilai 20 juta dolar untuk penunjang operasi,” kata Rexy kepada suarabanyuurip.com Senin (15/4/2015).

Mengenai berapa prosentase yang diberikan antara mitra lokal dan non lokal, Rexy menyatakan dana tersebut dikelola bersama dengan mitra Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perguruan tinggi dan lembaga lain yang berkompeten.

“Selain itu sesuai kebutuhan dan keberlangsungan program,” ucapnya.

Menanggapi jumlah investasi dana PPO yang dikeluarkan EMCL, salah satu LSM lokal yang meminta identitasnya tidak disebut mengatakan, sejauh ini peran mitra lokal masih minim dilibatkan. Mitra non lokal lebih mendapat tempat untuk mengelola anggaran yang lebih besar. Padahal tanggung jawab sosial mitra lokal dalam melaksanakan program lebih besar dibanding mitra non lokal.

Baca Juga :   Rekam Ayam Petelur Program CSR PEPC, Jurnalis Bojonegoro Raih AJP 2020

“Kalau non lokal selesai program, mereka langsung pergi tanpa beban,” ujarnya.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *