SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sejumlah pasar tradisional menjadi sasaran operasi pasar yang diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur dan juga Badan Urusan Logistik (Bulog) setempat.
Keberadaan operasi pasar, diklaim bisa memberikan harga kebutuhan sembako lebih murah, dibanding harga yang dijual di pasaran.
“Kita sudah mulai melaksanakan operasi pasar ini sejak 16 Juni kemarin,†jelas Kepala Bulog Sub Divre Tuban-Bojonegoro, Efdal MS, melalui ponselnya.
“Rencananya akan kami lakukan sampai tanggal 15 Juli 2015 mendatang,†lanjut Efdal.
Efdal mengatakan ada beberapa bahan pokok yang dijual selama Ramadhan. Harganya sendiri lebih murah daripada harga umum yang dijual pedagang.
Operasi pasar dilakukan dengan memuat kebutuhan pokok menggunakan truck besar, kemudian berkeliling ke beberapa pasar yang ada di Tuban.
Efdal mencontohkan, harga beras premium dijual dengan 8.500 perkilogram lebih murah daripada harga umum yaitu 9.000 perkilogram, gula pasir seharga 11.500 perkilogram serta minyak goreng seharga 10.000 perbotol kemasan.
“Harganya lebih murah sekitar 10 persen dibandingkan dengan harga umum,†terang Efdal.
Efdal berharap operasi pasar ini bisa dimanfaatkan masyarakat dengan mendapatkan barang yang lebih terjangkau.
“Kalau harapan kita masyarakat bisa memanfaatkan momen ini,†kata Efdal.
Sementara itu, warga berharap operasi pasar seperti ini lebih sering dilakukan. Termasuk permintaan supaya jumlah dari barang yang dijual diperbanyak. Hal ini dikarenakan setiap operasi pasar digelar, warga akan langsung menyerbu dan hanya dalam waktu sebentar semua barang sudah terjual.
“Karena telat sedikit saja sudah tidak dapat apa-apa, jadi kalau harapan kita ya barangnya diperbanyak,†jelas Indah, salah satu warga yang bisa ikut operasi pasar.(edp)