Ingatkan Kontraktor EPC Soal Polusi Debu

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga sekitar proyek migas Blok Cepu mengingatkan kepada kontraktor pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC) Banyuurip yang bersentra di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk melakukan penyiraman jalan akses masuk lokasi yang masih berupa pedel.

Hal ini untuk mengurangi polusi debu akibat datangnya musim kemarau. Selain itu juga menghindari adanya protes dari warga yang berdomisili di sekitar lokasi proyek seperti beberapa waktu yang silam.

“Perusahaan perlu segera melakukan peyiraman jalan masuk lokasi dan sekitarnya. Agar polusi bisa dieliminir karena sudah memasuki musim kemarau,” kata Mira Warga Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam kepada suarabanyuurip.com, Senin (22/6/2015).

Dia menjelaskan, sekarang ini warga sudah mulai mengeluhkan adanya polusi debu akibat proyek Banyuurip baik EPC-1 maupun 5. Karena debu-debu itu bertebaran ditiup angin dan dihempas kendaraan proyek.

“Jadi sebelum menimbulkan gejolak warga, segera dilakukan penyiraman,” saran Mira.

Senada diungkapkan, Jupri. Menurut dia, kontraktor perlu segera melakukan penyiraman untuk mengatasi polusi debu yang mulai terjadi.

Baca Juga :   Kandang Ayam di Baureno Bojonegoro Ludes Terbakar

“Ya semua ini bersifat memberi masukan atau saran saja, jika diperhatikan. Kalaupun tidak ya gak apa-apa,” sambung Jupri, warga lainnya. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *