SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ditargetkan tahun ini selesai dikerjakan. Proyek tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga Blora, Jawa Tengah dengan memanfaatkan air baku dari sungai Bengawan Solo.Â
Proyek dengan anggaran Rp135 miliar tersebut berasal dari Anggaran Belanja Negara (APBN) melalui Kementrian Pekerjaan Umum. Proyek ini akan melalui 5 kecamatan, sepanjang jalan Cepu sampai Blora. Yaitu, Kecamatan Cepu, Sambong, Jiken, Jepon, dan Kecamatan Blora.
“Saya minta tahun ini bisa selesai,” kata Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Blora, Eko Budi Restiawan.
Dia menjelaskan, dari penganggaran tersebut, hanya membangun bangunan inti. Seperti Intake, Sarana Instalasi Pengolahan Air (IPA), Reservoar, Jaringan Tansmisi, dan Jaringan Distribusi Utama (JDU). Untuk jaringan distribusi ke warga menjadi tanggung jawab Pemkab Blora yang direncanakan tahun depan dari APBD Blora.
Kapasitas operasi SPAM tersebut, lanjut dia, mampu memproduksi air 200 liter per detik. Untuk tahap pertama hanya diberikan 100 liter per detik. Dengan harapan, mampu diserap maksimal oleh warga.
“Dalam tiga tahun berjalan ditarget 8.000 pelanggan sambungan rumah,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, 100 liter tersebut bakal dibagi 5 Wilayah yang dilalui pipa transmisi. Sebanyak 30 liter per detik untuk Existing di Cepu, 30 liter per detik untuk exsisting di Blora, 10 liter per detik untuk wilayah sambong, dan baru masuk program, 20 liter per detik untuk Jepon, dan 10 liter per detik untuk Jiken.
Pihaknya berencana akan membangun cabang di masing-masing wilayah, untuk mengcover distribusi air ke rumah warga. (ams)