SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bulan Ramadan bukan menjadi halangan bagi pekerja proyek minyak Banyuurip, Blok Cepu. Mereka tetap beraktifitas sesuai jam kerja seperti hari-hari biasanya.
“Setiap hari pekerja rata-rata bekerja antara delapan sampai 10 jam kerja,” ujar Community Affairs and Manager PT Tripatra & Constructors, Budi Karyawan kepada suarabanyuurip melalui telepon genggamnya (Telgam), Selasa (24/6/2015).
PT Tripatra Engineers & Constructors adalah pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC) – 1 Banyuurip. Selama ramadan ini, kontraktor nasional asal Jakarta itu tidak mengurangi jam kerja. Waktunya bekerja dimulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, dipotong satu jam istrahat.
“Bagi umat muslim ya libur waktu lebaran, waktunya cuma empat hari,” imbuh Budi.
Selain itu, kata Budi, pihak perusahaan juga akan memberikan dua jenis insentif yakni puasa dan lebaran. Selain itu juga Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri. Dia menyampaikan, saat ini jumlah tenaga kerja yang ada di proyek EPC 1 sebanyak 8.100 orang pekerja.
“Target pengerjaan pada Juli 2015 mendatang. Karena sesuai kontraknya memang sampai Juli,” pungkasnya.(rien)