SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Blora. Kali ini api menghanguskan rumah milik, Nur Indah Sari (23), warga Desa Temulus RT 06/RW 02 Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora,  Jawa Tengah.
Peristiwa terjadi dini hari pukul 04.30 saat rumah keadaan kosong  ditinggal oleh pemiliknya menginap di rumah orangtuanya di samping rumah korban. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Empat mobil pemadam kebakaran dari BPBD Blora dikerahkan untuk menjinakkan api. Namun karena api cepat merabat seisinya tidak mampu diselamatkan. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Â
“Saya lihat api sudah besar dari rumah bagian tengah sebalah selatan tepatnya dekat ground listrik,†kata Sarjani ketua Rt setempat, Jumat (3/7/2015).
Menurutnya, kejadian tersebut terjadi saat semua orang menjalankan solat subuh. “Saat perjalanan pulang sudah ada api dari dalam rumah yang sudah kosong sejak satu bulan terakhir,â€Â ujarnya.
Mengetahui api semakin membesar, dia langsung berteriak minta tolong. Warga memadamkan api dengan alat seadanya dan berusaha menyelamatkan barang-barang  bisa dijangkau. Â
“Saya bersama warga langsung menyelamatkan dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya,sambil menunggu tim pemadam kebakaran dari BPBD datang untuk memadamkan api yang sudah menjalar semakin besar,†ungkapnya.
Melihat rumahnya terbakar, pemilik rumah syok dan lemas. Sehingga tidak bisa dimintai keterangan.
Sementara itu, Slamet Iriyanto melalui Kanit Reskrim Iptu Mugi Purwono, menjelaskan, kebakaran tersebut terjadi karena konsleting listrik.
“Penyebab terjadinya kebakaran dari korsleting pada salah satu aliran listrik yang masih menyala pada rumah tersebut. Dalam kejadian tersebut banyak barang-barang tak terselamatkan terbakar hangus,†ungkapnya.
Terpisah Kepala Pelaksana BPBD Blora, Sri Rahayu, menghimbau kepada warga supaya tidak ceroboh dalam dalam melakukan hal-hal yang berpotensi kebakaran. “Matikan listrik jika tak digunakan itu mencegah terjadinya kebakaran,†himbaunya. (ams)