SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menyebut status Non Aktif (NA) yang sekarang disandang, tidak mempunyai imbas apapun untuk mahasiswa.
Rektor Unirow, Hadi Tugur, mengatakan, mahasiswa tidak perlu khawatir dengan status NA ini. Serta mahasiswa diminta belajar dengan tenang.
“Status NA ini tidak berpengaruh sama sekali dengan mahasiswa, baik itu proses belajar ataupun ijazahnya,†klaim Tugur kepada sejumlah wartawan di Tuban, Rabu (08/07/2015).
Tugur mengatakan, Unirow memang tidak bisa melakukan beberapa kegiatan terkait status ini. Menurut berita acara dari Dikti, kata Tugur, Unirow sementara status NA tidak boleh mengusulkan akreditasi di Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi (PT), melakukan sertifikasi dosen, mengurus atau mengelola dana hibah, dan menerima beasiswa nasional.
“Itu yang tidak boleh, jadi untuk status NA ini tidak berdampak pada nasib mahasiswa,†terang Tugur.
Dia menambahkan, status NA, merupakan cara Dikti melakukan pembinaan kepada Perguruan Tinggi di nusantara. Pihaknya pun mengklaim sudah melengkapi sejumlah persyaratan yang kurang ketika sidak pada minggu kemarin. Sidak inilah yang berujung pada status penonaktifan kampus terbesar di wilayah Tuban ini.
Beberapa dokumen dan berkas yang diminta ke Unirow saat itu adalah SK Yudisium, ijazah dan transkip untuk sampling, dan jadwal akademik.
“Dari permintaan itu kita mengira hanya jadwal akademik yang sekarang, tetapi yang diminta ternyata juga jadwal akademik yang lama dan belum kita persiapkan,†jelasnya.
“Kita yakin dalam satu bulan kedepan sudah bisa kembali di aktifkan, karena memang kekurangan kita tidak parah,†tandasnya. (edp)