SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho
Bojonegoro – Sebanyak 100 anak yatim di wilayah operasi kontraktor kontrak kerjasama (KKK) Migas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat santunan. Santunan ini diberikan bersamaan dengan silaturahmi dan safari ramadan 1436 H yang dilaksanakan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa dan KKKS Cluster Bojonegoro, bersama forum pimpinan daerah (Forpimda) di salah satu hotel bintang di Bojonegoro, Jumat (10/7/2015).
Perwailan KKKS Cluster Bojonegoro, Rexy Mawardijaya, mengatakan, kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap ramadan. Diharapkan dengan silaturahmi ini dapat meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini.
“Dukungan semua stake holder sangat diharapkan untuk kelancaran eksplorasi dan produksi yang kami lakukan. Karena tantangan kami kedepan untuk meningkatkan produksi semakin berat,” kata juru bicara ExxonMobil Cepu Limite (EMCL), operator Migas Blok Cepu itu.
Dalam kegiatan ini, masing-masing KKKS mengirimkan 25 anak yatim di wilayah operasinya untuk diberi santunan. KKKS Cluster Bojonegoro itu adalah EMCL, Operator Migas Blok Cepu, Joint Operating Body Pertamina – Petrochinas East Java (JOBP-PEJ), Operator Migas Blok Tuban, Pertamina Eksplorasi dan Produkesi Cepu (PEPC), operator Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), dan Pertamina EP Asset IV Field Cepu, Operator Migas Lapangan Tiung Biru (TBR).
Kepala Desa Katur, Kecamatan Gayam, Sukono mengucapkan terimakasih atas kepedulian operator migas yang sudah mau berbagai dengan anak yatim di wilayah operasinya.
“Rencannya tadi akan diambilkan dari masing-masing desa sebanyak dua anak. Namun karena kuotanya terbatas akhirnya saya ambilkan semua dari Desa Katur dan kita pilihi yang masih anak-anak,” sambung Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gayam itu saat mengantarkan anak-anak yatim di acara tersebut.(suko)