SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Ratusan petugas kepolisian dan belasan pos polisi didirikan di wilayah Tuban, Jawa Timur, untuk memantau arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah.
Data yang diterima suarabanyuurip.com, sebanyak 250 anggota Polres Tuban disiagakan di sepanjang jalur mudik. Baik itu jalur pantura ataupun jalur alternatif. Selain itu juga mendirikan sekitar 16 pos polisi yang dipergunakan sebagai pos pantau dan pelayanan masyarakat.
“Anggota Polisi yang diterjunkan untuk mengamankan arus mudik sekitar 250 anggota, ditambah lagi dengan bantuan dari anggota TNI, Satpol PP, dan instansi yang lain,” jelas Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tuban, AKP Fakih, ketika dikonfirmasi, Sabtu (11/07/2015).
Sementara dari 16 pos polisi yang didirikan, 13 pos disebar di sepanjang Jalur Pantura mulai dari Kecamatan Bancar (berbatasan dengan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah) sampai Kecamatan Widang (berbatasan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur). Sementara untuk sisanya, yaitu 3 Pos Polisi yang didirikan di sepanjang jalur alternatif, meliputi Kecamatan Jatirogo, Kecamatan Rengel, dan juga Kecamatan Palang.
“Fungsinya pos ini untuk memantau dan memberikan pelayanan di jalur mudik. Baik itu di jalur pantura ataupun di jalur alternatif,†kata pria kelahiran Bojonegoro ini menjelaskan.
Pos Polisi ini, selain ditempati petugas keamanan juga disiagakan petugas kesehatan dan disediakan tempat istirahat. Tujuannya supaya pemudik bisa beristirahat dan menekan angka kecelakaan akibat pengendara yang terlalu lelah.(edp)