SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Warga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur diminta untuk mewaspadai penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), menjelang musim kemarau ini.
ISPA diprediksi akan mudah menyerang seseorang, lantaran volume debu di udara semakin bertambah. Menyusul beralihnya musim penghujan ke musim kemarau (pancaroba).
“Yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya volume debu di udara ketika musim kemarau,†jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Syaiful Hadi, Sabtu (11/07/2015).
Syaiful Hadi menjelaskan, debu yang semakin banyak cukup mengganggu kesehatan. Utamanya pada Balita dan anak kecil. Untuk itulah dia juga meminta kepada orang tua untuk benar-benar menjaga pola dan kebersihan makanan anak.
“Jangan biarkan anak terlalu sering jajan di luar, kemudian jangan sampai ada makanan yang terbuka (tanpa penutup), †jelas Syaiful.
“Debu bisa dengan mudah terhirup dan mengganggu pernafasan, serta debu bisa juga ikut tertelan karena berada di makanan yang tanpa menggunakan penutup,†lanjutnya.
Dia juga meminta untuk lebih selektif memilih menu makanan ketika puasa. Karena banyak penjual takjil yang tidak menutup makanannya dengan rapat ketika berdagang.
Selain itu, Pancaroba yang sekarang tengah terjadi juga mempunyai pengaruh pada tubuh. Perubahan cuaca yang cukup ekstrim bisa menjadikan tubuh demam, diare, dan bahkan terserang demam berdarah.
Untuk itu, Syaiful meminta, warga tetap menjaga pola makan, dan memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. (edp)