Pertamina Data Alat Berat Sumur KD 01

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Bojonegoro – Pertamina EP Asset 4 melakukan pendataan sisa alat berat di lokasi sumur KD 01 Kali Galing, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur  dengan dibantu oleh  pasukan TNI, Minggu (12/7/2015).

Pendataan sisa alat berat, dan peralatan pengeboran lainnya, paska di tariknya sejumlah alat berat dari lokasi tersebut. Salah satu perusahaan diduga melakukan kegiatan pemboran ilegal di lokasi KD 01.

Dalam pendataan itu, tidak ada pihak dari perusahaan yang berkompeten untuk dimintai keterangan. Hanya ada dua pekerja asal Jawa Barat yang menjaga lokasi, sekaligus operator salah satu alat berat. Mereka tidak begitu banyak memberikan keterangan,

“Kami hanya operator alat, dan menunggu perintah,” kata salah satu pekerja yang tidak diketahui namanya.

Sekadar diketahui, Pendataan itu dilakukan sebagai langkah Pertamina untuk mengetahui peralatan apa saja yang masih tertinggal. Untuk selanjutnya dilaporkan kepada manajemen.

Legal and Relations Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu, Sigit Dwi Aryono, membenarkan adanya pendataan tersebut oleh pegawai Pertamina dibantu oleh TNI. Dia juga membenarkan, bahwa kegiatan pemboran sumur di lokasi tersebut adalah ilegal.

Baca Juga :   Bojonegoro Belum Siapkan BUMD Pengelola PI Blok Tuban

“Memang ilegal, melakukan pemboran tanpa prosedur di wilayah kerja Pertamina. Wajar kan Pertamina untuk memastikan pihak yang melakukan kegiatan di lokasi KD 01 itu siapa, dasarnya apa, tujuannya apa,” katanya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.

Pihaknya mengaku, untuk sementara hanya melakukan pendataan. “Hanya didata dulu, hasilnya disampaikan ke manajemen,” jelsnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *