SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Bunuh diri yang dilakukan, Sardin (60), warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur setelah membunuh calon istrinya, Darsini (53), warga Desa Gaji, Kerek pada Senin (13/07/2015) kemarin, ternyata bermotif cinta segitiga.
Menurut sejumlah keterangan saksi, dan orang-orang terdekat korban, hubungan pasangan kekasih yang akan melangsungkan pernikahan usai lebaran nanti justru kurang harmonis akhir-akhir ini. Kurang harmonisnya hubungan mereka lantaran Darsini, diduga masih menjalani hubungan dengan pacarnya yang lama.
“Akhir-akhir ini sering bertengkar karena adanya anggapan kalau Darsini masih menjalani hubungan dengan pacar lamanya,†kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, Rabu (15/07/2015).
Diduga karena cemburu inilah, Sardin menghabisi nyawa Darsini ketika bertemu di rumahnya di Desa Gaji. Sebelum kejadian ini, warga setempat melihat pasangan ini membersihkan makam orang tua Darsini di kompleks pemakaman desa setempat.
“Darsini dibunuh oleh Sardin menggunakan cangkul, menderita luka di bagian pelipis, mulut, dan kepala bagian belakang,†kata Suharyono.
Usai membunuh Sardin diyakini melakukan bunuh diri, karena dari hasil pemeriksaan Sardin meninggal dengan leher patah dan kemaluan yang mengeluarkan sperma. Semua tanda yang ditemukan petugas mengarah kalau Sardin memang sengaja melakukan bunuh diri. (edp)