SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro  – Sebanyak 1.428 Kepala Keluarga (KK) asal Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, desa ring 1 lapangan Banyuurip, Blok Cepu menerima kompensasi berupa beras sebanyak 9.285 Kilogram.
Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu, mengatakan, untuk masyarakat di Dusun Ledok dan Samben, masing-masing KK akan mendapatkan 10 Kilogram beras. Kompensasi tersebut merupakan program yang diberikan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dari kegiatan flaring.
“Sementara lima dusun lainnya mendapatkan lima kilogram beras,” kata Yuntik saat ditemui di kediamannya, Rabu (15/7/2015) siang tadi.
Lima dusun tersebut, lanjut dia, adalah Dusun Rambitan, Dawung, Mojo, Gledengan, dan Dusun Sogo. Semua sudah terbagi rata pada hari ini tanpa terkecuali.
“Untuk dusun Samben dan Ledok memang jumlahnya lebih banyak, karena berjarak 500 meter dari lokasi flaring,” lanjutnya.
Dia menambahkan, pembagian beras tersebut akan berlangsung hingga bulan Desember 2015 mendatang. Sesuai dengan jadwal flaring yang sudah disepakati dengan operator Blok cepu, EMCL.
Sementara itu, salah satu warga di Dusun Gledekan, Sari (65), mengatakan, pemberian beras tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.
Janda yang tinggal bersama dua anak dan empat cucu ini mengaku, baru kali ini mendapatkan bantuan meskipun desanya termasuk ring 1 di lapangan Banyuurip.
“Ya baru kali ini ada bantuan, Alhamdulillah meringankan beban hidup,” ujar wanita yang sudah beruban ini.
Sebelumnya, EMCL juga menyerahkan kompensasi berupa beras kepada 2.041 KK di 4 Dusun di Desa Gayam, Kecamatan Gayam pada Selasa (14/7/2015) kemarin.
Camat Gayam, Hartono, menyampaikan, untuk pembagian di dusun Kali Glonggong dan Temlokorejo masing-masing warga mendapat beras 10 Kilogram per KK, sedangkan Gayam dan Sumur Pandan mendapat beras 5 KilogramRabu per KK.
“Pembagian beras berlangsung kondusif,” ujarnya singkat kepada Suarabanyuurip.com. (rien)