Haeny : Maaf, Kader Terbaik Golkar Tak Ikut Pemilukada

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gokar Kabupaten Tuban, Haeny Relawati Rini Widyastuti, mengakui kadernya tidak bisa ikut berkompetisi di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Tuban yang akan dihelat tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

Dalam press conference yang digelar di sekretariat DPD Partai Golkar Tuban, mantan Bupati Tuban ini meminta maaf kepada masyarakat karena kader terbaiknya tidak dapat mengikuti Pilkada mendatang.

“Golkar mohon maaf kepada masyarakat, betapapun telah diupayakan dan diiktiarkan, dan siap,” kata Haeny kepada sejumlah wartawan di Gedung Golkar, Jalan Basuki Rahmat, Tuban, Selasa (28/07/2015).

“Walaupun Golkar merasa prihatin dan Golkar harus tunduk dengan keadaan, belum dapat mendaftarkan kadernya menjadi Kepala Daerah Tuban, karena Golkar taat perundang-undangan,” jelas Haeny.

Sebelum menyatakan hal ini, Haeny sempat membeber sejumlah kesepakatan dengan beberapa partai lain. Termasuk dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), dan juga Partai Persatuan Pembangunan (kubu Djan Faridz).

Dia juga menyatakan, telah melakukan beberapa proses dengan mendengar sejumlah pendapat dan aspirasi baik dari internal ataupun eksternal Golkar, sehingga sempat muncul adanya kesepakatan mengusung Hj Aulia Hany Mustikasari Se MM dengan Amir Burhanuddin SH.

Baca Juga :   Tolak Kenaikan BBM, PMII Bojonegoro Bakal Turun Jalan

Pada perjalanannya, kata Haeny, baik PDI Perjuangan ataupun PKS memberi kabar kepada Partai Golkar tidak bisa meneruskan kesepakatan yang telah dibuat.

“Kami tidak ingin menyandera untuk dalih dan alasan apapun, dalam kehendak seseorang yang ingin berbuat baik untuk Kabupaten Tuban,” kata Haeny.

Meski tak ikut Pemilukada, Haeny mengingatkan untuk bertanggung jawab dan melaksanakan amanah dengan baik. Serta melaksanakan janji-janji yang telah diberikan kepada masyarakat.

Terkait suara dari kader Golkar yang dibilang tidak sedikit, Haeny menjelaskan, pihaknya akan merumuskan hal ini dengan DPP Partai Golkar.

“Akan kita rumuskan bagaimana sikap PG terkait hal ini,” tandas Haeny menjawab pertanyaan wartawan.  (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *