SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Puluhan pemuda melakukan aksi demonstrasi di pintu masuk Kawasan Industri Tuban (KIT) di Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (29/07/2015).
Mereka yang melakukan aksi berasal dari Desa Temaji, Desa Socorejo, dan Desa Karangasem. Dalam aksinya mengibarkan sejumlah spanduk tuntutan. Diantaranya, meminta supaya pengelola KIT turun ke desa, dan melakukan sosialisasi secara langsung.
“Kami gabungan dari pemuda ring 1 ini meminta supaya KIT jangan sampai mengabaikan kami,†kata Kordinator Lapangan dari Desa Temaji, Umar, kepada Suarabanyuurip.com di lokasi aksi.
Sejak KIT dinyatakan mulai dibangun tiga tahun lalu, mereka mengatakan belum pernah sekalipun warga ring 1 diajak berunding. Mereka mengatakan kalau petinggi KIT pernah menjanjikan kepada mereka untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tetapi sampai sekarang janji tersebut tidak pernah terealisasi.
“Tuntutan kita yang paling utama adalah meminta KIT supaya melakukan sosialisasi kepada kami. Tidak ada sosialisasi maka tidak ada KIT,†kata Umar.
Umar menambahkan, mayoritas warga yang ada di ring 1 KIT adalah petani. Mereka juga mengkhawatirkan kalau keberadaan KIT bisa menggusur petani-petani yang ada disana. Sampai sekarang, warga yang ada di ring 1 mengaku tidak tahu perusahaan apa saja yang akan beroperasi di KIT.
“Banyak yang semestinya dibicarakan kepada warga ring 1 sebelum KIT ini beroperasi, karena bagaimanapun juga yang merasakan dampaknya adalah warga terdekat,†jelas Umar.
Aksi yang dilakukan tepat di pinggir Jalur Pantura ini berjalan damai dengan pengawalan ketat petugas keamanan. Tidak ada satupun perwakilan dari KIT yang menemui pemuda ketika menggelar aksi. (edp)