SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora- Pertamina Hulu Energi (PHE) mulai melakukan pengeboran atau tajak pertama titik sumur Wonopotro -1, Blok Randugunting, di Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2015).Â
Pada tanjak pertama ini, PHE Randugunting berencana melakukan pengeboran dengan kedalaman 1.500 meter ke dalam bumi. “Kami butuh 49 hari untuk mencapai kedalaman tersebut,†ungkap General Manajer PHE, Abdul Mutholib Masdar, saat pembukaan tanjakan pertama di lokasi setempat.
Menurutnya, dalam pengeboran itu membutuhkan teknologi dan biaya yang tinggi. Sehingga dirinya berharap pengeboran tersebut bisa mendapatkan hasil.
Abdul Mutholib menambahkan, dalam pengerjaan proyek tersebut PHE Randuguntinng melbatkan 60 persen tenaga kerja dari total tenaga kerja yang ada saat ini. Dari total 230 orang tenaga kerja, 130 orag tenaga kerja adalah tenaga kerja lokal.Â
“Kalau tepatnya 59,5 persen tenaga kerja lokal dari 11 desa sekitar. Baik skill maupun Unskill,†ujarnya.
Sementara itu, Bupati Blora, Djoko Nugroho mengaku, bahwa seharusnya pengeboran tersebut dilakukan pada tahun 2017. “Tapi karena saya paksa, sebelum masa purna tugas saya, harus ngebor,†akunya.Â
Dirinya menilai, tahapan yang dilakukan oleh PHE sebelum pengeboran telah dilakukan dengan baik. “Pembebasan tanah hampir sempurna dan berjalan dengan baik,†kata Bupati Blora. Pihaknya juga mengingatkan dalam melakukan pekerjaan terhadap kecelakaan kerja. “Jika ada kecelakaan kerja maka akan berimbas Pada PHE Randugunting,†ungkap Kokok sapaan akrab Bupati Blora.
Kokok berharap, pengeboaran itu berhasil memperoleh minyak . “Semoga PHE Randugunting meruban lahan gersang di wilayah ini menjadi lautan minyak,†harapnya. (ams)