SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Aksi sejumlah warga ring 1 di Kawasan Industri Tuban (KIT), Jawa Timur, pada Rabu (29/07/2015) lalu, berbuntut panjang. Kali ini, pemuda Desa Temaji, Kecamatan Jenu, meminta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) setempat mundur.
Pemuda setempat mengatakan, usai melakukan demo Ketua LPMD, Badrut Taman, justru memunculkan statemen yang membuat mereka merasa resah. Dia mengatakan kalau demo di KIT muncul karena adanya kecemburuan sosial dan sudah melakukan sosialisasi. Padahal ketika demo, tuntutan demo puluhan pemuda adalah supaya KIT melakukan sosialisasi langsung kepada warga.
“Akibat statement tersebut warga resah, dan kami meminta supaya Ketua LPMD turun dari jabatannya,†kata salah satu tokoh pemuda setempat, Muklisin, di balai desa setempat, Jumat (31/07/2015).
“Kami juga meminta supaya dia minta maaf kepada warga terkait tindakannya kemarin,†lanjut Muklisin.
Mediasi yang dilakukan pemuda belum mendapatkan hasil. Penyebabnya, ketika mediasi dilakukan Ketua LPMD tidak ada di lokasi. Kepala Desa setempat, Eko Setyo, mengatakan hal ini akan dirapatkan kembali pada hari Senin mendatang.
“Ketua LPMD tidak datang, karena memang tidak ada undangan resmi dari warga yang ditujukan kepada yang bersangkutan (ketua LPMD),†kata Eko Setyo.
Ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, Ketua LPMD, Badrud Tamam, mengatakan, ketidakhadirannya dalam mediasi yang dilakukan warga karena tidak diundang. Hal inilah yang menjadikan dirinya tidak hadir mengikuti mediasi yang digelar.
“Bukannya tidak berani hadir. Ketika mediasi saya tidak diundang, baik itu undangan resmi ataupun undangan melalui SMS,†kata Tamam melalui ponselnya,
Dia menegaskan, di pertemuan selanjutnya yang akan digelar pada hari Senin dirinya akan hadir. Apabila ada undangan resmi yang memang ditujukan untuk dirinya.
Sebelumnya, puluhan pemuda melakukan aksi demonstrasi di pintu akses masuk KIT. Mereka menyerukan sejumlah tuntutan, salah satunya adalah meminta agar KIT melakukan sosialisasi kepada warga. Di salah satu media, Ketua LPMD Temaji, justru mengatakan kalau KIT sudah melakukan sosialisasi, serta menyebut kalau demo yang dilakukan karena kecemburuan sosial warga di sekitar ring 1.(edp)