Lifting Migas Bojonegoro Turun 35 Persen

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Hasil rapat koordinasi penghitungan realisasi lifting migas Triwulan II / 2015, dilakukan penyesuaian target Lifting Migas berdasar APBN-P 2015 untuk Kabupaten Bojonegoro menjadi sebesar 45,4 juta Barrel, atau menurun 35%.

“Penurunan ini dari target semula dalam APBN 2015 sebesar 69,8 juta Barrel,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agus Suprianto, kepada suarabanyuurip.com saat ditemui dikantornya, Selasa (5/8).

Dia mengungkapkan, secara umum hasil lifting akumulasi sampai dengan Tribulan II 2015 di antaranya adalah tingkat realisasi lifting minyak akumulasi sampai dengan Triwulan II 2015 hanya mencapai 12,75 juta Barrel atau 28,10% dari prognosa yang ditetapkan APBN-P Tahun 2015.

“Capaian realisasi tersebut sangat jauh dari target yang diharapkan pada Semester I 2015 yang semestinya mencapai 50%,” ujar Agus.

Selain itu, kata dia, tingkat realisasi lifting akumulatif (total) gas bumi sampai dengan Triwulan II 2015  mencapai 2,282 Juta MMBTU  atau capaian 52,25% dari prognosa APBN-P Tahun 2015. Sedangkan harga minyak mentah pada Triwulan II 2015 pada Mei 2015 mencapai 58,96 US$ per barel dari rata-rata seluruh jenis minyak mentah yang dihasilkan PT. Pertamina EP, JOBP-PPEJ maupun Exxon Mobil Cepu.

Baca Juga :   Jelang Iduladha, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan LPG Aman

“Ini berarti jauh dari patokan target harga minyak mentah sesuai APBN 2015,” tandas mantan Kepala Bagian Hukum Pemkab Bojonegoro itu. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *