SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Bojonegoro, Jawa Timur, Agus Supriyanto, mengatakan, pada rapat koordinasi terkait lifting migas di Jakarta beberapa waktu lalu, lifting minyak bumi pada Triwulan II 2015 (Maret sampai dengan Mei 2015) mencapai 7,43 juta barel atau rata-rata 80,81 Ribu BOPD.
“Kondisi ini berarti mengalami peningkatan dibanding Triwulan I 2015 yang mencapai 5,32 juta barel atau rata-rata 59,16 Ribu BOPD,” kata Agus kepada suarabanyuurip.com, Selasa (4/8/2015).
Dia mengungkapkan, adapun rincian per kontraktor kontrak kerjasama (KKKS)Â untuk produksi Pertamina EP (Cepu) Produksi pada Triwulan II 2015 mencapai 58.213,01 Barel (632,75 BOPD) atau menurun tajam dibanding produksi pada Triwulan I 2015 sebesar 1.795,67Â BOPD.
Sementara produksi JOB P-PEJ pada Triwulan II 2015, lanjut Agus, mencapai 310.000 Barel (3.369,57 BOPD) atau menurun dibanding produksi pada Triwulan I 2015 sebesar 4.066,67 BOPD. Untuk Unitisasi Sukowati pada Triwulan II 2015 mencapai 1.417.580 Barel (15.408,48 BOPD) atau menurun dibanding produksi pada Triwulan I 2015 sebesar 17.125,34  BOPD.
Sedangkan Exxonmobil Cepu pada Triwulan II 2015, kata Agus, mencapai 5.419.463,27 Barel (58.907,21 BOPD) atau meningkat dibanding produksi pada TW I 2015 sebesar 35.140,90 BOPD. “Untuk PT. Pertamina EP (Tiung Biru) pada Triwulan II 2015 mencapai 185.025 Barel (2.011,14 BOPD) atau meningkat dibanding produksi pada TW I 2015 sebesar 666,67 BOPD,”  ucap Agus.
Agus menambahkan, untuk produksi PT. Pertamina EP-KSO Geo Cepu Indonesia pada Triwulan II 2015 mencapai 44.915,70 Barel (488,21 BOPD) atau meningkat dibanding produksi pada TW I 2015 sebesar 367,63 BOPD.(rien)