SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban –Agustus, merupakan momentum bulan kemerdekaan bagi Republik Indonesia. Bulan dimana rakyat Indonesia bersukacita sekaligus haru mengenang kemerdekaan yang diproklamirkan pada 70 tahun lalu.
Lazimnya seperti tahun-tahun lalu, rakyat Indonesia mengenangnya dengan beragam cara. Mulai dari mengadakan lomba-lomba, upacara bendera, seminar, refleksi, sampai pada hal yang sederhana, yaitu memasang bendera merah putih di halaman rumah ataupun perkantoran.
“Yang jelas semua perayaan Agustus membutuhkan bendera merah putih, bendera kebangsaan kita,†kata Luqmanul Hakim (26), salah satu pembeli bendera merah putih di Jalan Basuki Rahmat, Tuban, Jawa Timur, ketika ditemui Suarabanyuurip.com, Rabu (5/8/2015).
Menjual bendera ataupun umbul-umbul berwarna merah putih, merupakan peluang yang sudah lama ditangkap penjual dadakan. Mereka menghiasi sejumlah sudut trotoar di jalan-jalan yang menjadi jantung kota Tuban, mempermudah orang-orang untuk mendapatkan bendera ataupun umbul-umbul.
Pantauan suarabanyuurip.com, pedagang dadakan ini ada di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, di sekitaran bundaran Patung Letda Sutjipto, sekitaran bundaran Seleko, dan juga di Jalan Pramuka.
“Saya sejak akhir bulan Juli sudah berdagang bendera dan umbul-umbul,†timpal Izur Suryana (38), salah satu pedagang bendera dan umbul-umbul sambil menata lapak dagangannya.
Izur mengaku menjual dengan harga bervariatif. Mulai dengan harga termurah yaitu Rp25 ribu sampai harga Rp100 ribu. Tetapi, pembeli akan mendapatkan diskon ketika membeli barang dengan jumlah banyak. Biasanya membeli bendera dan umbul-umbul dengan jumlah banyak diperlukan untuk menghias kampung ataupun lingkungan.
“Kalau membeli banyak biasanya untuk penghias lingkungan di bulan kemerdekaan ini,†ucap Izur.
Pengalaman tahun lalu, kata Izur, dirinya bisa menjual dagangan sampai seribu potong, dengan kurun waktu kurang dari satu bulan. Baik untuk bendera dan umbul-umbul dengan ukuran kecil, sedang, ataupun besar.
“Maksimal saya dagang sampai tanggal 16 Agustus,†tandasnya.(edp)