SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pelaksanaan tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tinggal selangkah lagi. Namun tiga peserta lelang yang dipastikan lolos dalam persyaratan administrasi harus menunggu verifikasi lahan yang belum diketahui kapan kepastiannya.
Kapokja Formalitas SKK Migas, Didik Sasono Setyadi, berharap, setelah rangkuman hasil pembukaan dokumen dilakukan, baik Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam dengan operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) segera melakukan verifikasi.
“Verifikasi itu untuk mengecek, apakah lokasi atau lahan memang sesuai dengan dokumen yang disampaikan,” tandasnya.
Dia menyatakan, verifikasi harus dilakukan secepatnya. Karena dari awal SKK Migas menginginkan TKD Gayam ini segera diselesaikan.
“Tetapi hal itu dikembalikan lagi bagi yang menjalankan bagaimana komitmennya,” tegas Didik.
Didik menyampaikan SKK Migas sudah menyediakan anggaran untuk membayar lahan pengganti. Meski tidak menyebut nominal, namun bisa dipastikan harga yang disiapkan sudah sesuai dengan hasil penilaian dari tim independent atau appraisal.
“Belum waktunya buka harga,” tandasnya.
Meskipun begitu, lanjut Didik, sampai pada tahap sekarang ini pemerintah baik SKK Migas maupun Pemkab Bojonegoro tidak ikut campur.
“Karena sifatnya hanya mengawal saja” imbuhnya.(rien)