Dewan Sarankan Untuk Duduk Bersama

SuaraBanyuurip.comD Suko Nugroho

Bojonegoro – Perseteruan antara Komando Distrik Militer (Kodim) dengan Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, terkait penangkapan dua truk tangki bermuatan bahan bakar minyak (BBM) illegal jenis solar dari penambangan sumur minyak tua di Kecamatan Kedewan oleh Satuan Tugas Pengamanan (Satgapam) TNI, tampaknya, membuat gerah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Wakil rakyat meminta agar Kodim 0813 dan Polres Bojonegoro untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak memunculkan keresahan dan persepsi buruk di publik.

“Masyarakat tahunya dari media, kalau sekarang ini TNI dan Polri sedang berserteru,” kata Anggota DPRD Bojonegoro, Ali Musthofa saat menghadiri silaturahmi Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), eksekutif, legislatif, dan elemen masyarakat dalam rangka pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2016 di Pendapa Malwopati Bojonegoro, Selasa (11/8/2015) malam.

Pernyataan itu disampaikan Ali Musthofa dihadapan tamu undangan termasuk Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas. Sedangkan Kapolres Bojonegoro, AKBP. Hendri Fiuser tidak hadir dan diwakili oleh Wakapolres, Kompol Ikhwanudin.

Baca Juga :   Warga Banyuurip Dapat Pengalaman Proyek

Politisi Partai NasDem asal Kecamatan Temayang itu meminta, agar kedua belah pihak tidak membuat statmen di media yang justru akan memperkeruh suasana.

“Masalah ini sebenarnya kecil dan dapat diselesaikan dengan duduk bersama,” saran Ali Musthofa.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perseteruan antara Kodim 0813 dan Polres Bojonegoro itu berawal dari adanya penangkapan dua truk tanki bermuatan solar illegal 8000 liter dari penambangan sumur tua oleh Satgaspam TNI. Namun, Polres Bojonegoro menolak pelimpahan kasus penangkapan itu dan melakukan penyidikan. Dengan alasan, secara yuridis, Satgaspam tak memiliki kewenangan untuk melakukan penangkapan masyarakat sipil, kecuali pelaku adalah anggota TNI.

Namun, Selasa siang tadi, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas, menyatakan, jika dua orang pelaku yang diamankan Satgaspam adalah oknum anggota TNI dan Polisi. Mereka adalah SS berdinas di Koramil Kedewan, dan M di Polsek Kedewan.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *