SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Jalur poros penghubung antara Kabupaten Tuban – Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di Desa Menilo, Kecamatan Soko, Tuban, dikeluhkan pengguna jalan.
Sudah hampir satu minggu ini, jalan sepanjang 500 meter tersebut rusak parah. Pantauan di lokasi, jalan terlihat bekas dikeruk dengan kedalaman hampir 1 meter, kemudian terkesan dibiarkan begitu saja oleh penggarapnya.
“Sangat mengganggu kondisi lalu lintas disini,†kata Samsuri (50), Rabu (12/08/2015), pengguna jalan yang kebetulan melintas di lokasi ini.
Akibat bekas kerukan, jalan menjadi berdebu dan bergelombang cukup parah. Beberapa kendaraan, khususnya roda empat, yang melintas di jalan ini kerap terjebak lubang-lubang yang ada di sepanjang jalan.
“Banyak mobil yang terjebak lubang dan terpaksa didorong, makanya sisi jalan yang kanan (dari arah Tuban) ini tidak dilintasi karena jalannya campur pasir,†kata Adam (31), salah satu warga Kecamatan Soko kepada Suarabanyuurip.com.
Di lokasi, tampak masih ada beberapa alat berat yang tidak beroperasi. Selain itu juga tidak tampak adanya perbaikan jalan.
“Jalan ini rencananya mau diperbaiki, tapi tidak tahu kenapa setelah dikeruk ditinggalkan begitu saja oleh kontraktornya,†kata Hadi, salah satu pemuda yang ada disana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tuban, Choliq Chunasih, belum memberikan konfirmasi dari Suarabanyuurip.com. Pesan singkat menanyakan siapa yang bertanggung jawab melakukan perbaikan jalan ini dan penggarapnya, hingga berita ini dilansir belum mendapatkan tanggapan. (edp)