Karnaval Babat Tinggal Kenangan

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Menyambut Hari Ulang Tahun Kmerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 70, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meniadakan kegiatan karnaval. Kabar ini menjadikan warga setempat kecewa lantaran mereka tidak bisa lagi menikmati kemeriahan kegiatan tahunan.

Padahal karnaval ini biasanya diikuti ribuan peserta. Karena itu kegiatan tersebut paling ditunggu warga sebagai puncak dari kemeriaahan kegiatan agustusan di kota wingko. Ditiadakannya karnaval ini sudah berlangsung dua kali atau sejak tahun 2014 lalu
Camat Babat Fadheli Purwanto dikonfirmasi suarabanyuurip.com mengatakan, ditiadakannya kegiatan karnaval dikarenakan adanya larangan dari Kapolda Jatim untuk menggunakan jalan nasional yang menjadi rute karnaval.

“Kapolda melarang jalan nasinal dipergunakan sebagai rute karnaval. Jadi terpaksa selama dua tahun ini karnava di Babat di tiadakan,” kata Fadheli

Menurutnya, pelarangan menggunakan jalan nasional menjadi rute karnaval karena berakibat kemacetan panjang. Apalagi Kecamatan Babat merupakan jalan nasional segi tiga emas yang menghubungkan Lamongan dengan Kabupaten Jombang – Bojonegoro – Tuban.

Baca Juga :   Pasar Wisata Desa Semawot, Destinasi Unik Tawarkan Kuliner Khas Desa

Fadheli mengakui, dengan ditiadakannya karnaval dirinya banyak mendapat komplain dari berbagai pihak. “Saya sudah menawarkan alternatif karnaval tetap laksanakan dengan mengambil rute jalan-jalan gang atau jalan lingkungan, tapi panitia dan lembaga pendidikan peserta karnaval tidak mau,” ungkap Fadheli.

Sekedar diketahui even karnaval di Kecamatan Babat menjadi puncak dari kemeriahan peringatan kemerdekaan RI. Rute yang diambil biasanya dari jalan nasional di Pasar Semando menuju ke pasar Babat.

Setiap karnaval berlangsung kemacetan panjang hingga berkilo-kilo meter terjadi di sepanjang ruas jalan nasional. Kemacetan bukan saja disebabkan oleh pawai peserta karnaval, namun juga oleh ribuan penonton yang memenuhi bahu jalan nasional.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *