Kebutuhan Naker J-TB Tunggu HoA

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Operator Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), menyatakan secara keseluruhan jumlah tenaga kerja di proyek tersebut belum disiapkan.
 

Public Relation and Corpotrate Social Responsibility (CSR) Manager PEPC, Abdul Malik, mengungkapkan, belum mengetahui jumlah dan kebutuhan tenaga kerja untuk proyek JTB. Sehingga berapa pastinya jumlah tenaga kerja belum diketahui.

“Belum tahu kalau kebuuhannya,” kata dia kepada suarabanyuurip.com.

Meski demikian, lanjut Malik, PEPC sudah memberikan bekal kepada warga sekitar wilayah kerja proyek JTB melalui pelatihan dan pemberian pengakuan melalui sertifikat. Program tersebut juga menjadi bagian CSR yang digulirkan PEPC.

“Kalau ada persiapan tenaga kerja kita lewatkan CSR. Harapannya paling tidak mereka sudah punya SIM dulu,” ujarnya.

Malik menegaskan, untuk menyiapkan kebutuhan tenaga kerja secara keseluruhan dibutuhkan koordinasi. Bahkan melalui Head Of Agreement (HoA) dulu.

Saat ini, proyek JTB masih menunggu kesepakatan harga gas dengan pupuk kujang. Pada prinsipnya harga sudah ditetapkan 8 USD per MMBTU dengan eskalasi 2 tahun. Berapa target penyelesainnya, Malik belum bisa memberikan pernyataan.

Baca Juga :   RUPS PT ADS Berlangsung Tertutup

“Masih terus dikoordinasikan,” imbuhnya. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *