SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Â Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) hingga saat ini sedang melakukan koordinasi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terkait masalah penolakan bantuan beras oleh warga Dusun Samben dan Ledok.
“Kami masih terus berkoordinasi dengan pemdes dn kecamatan terkait hal tersebut,” ujar Filed Public and Government Manager EMCL, Rexy Mawardijaya.
Selain persoala tersebut, lanjut Rexy, EMCL juga berkoordinasi masalah program – program kemasyarakatan lain.
Sebelumnya, pemdes Mojodelik meminta kepada operator Migas Blok Cepu, EMCL, agar segera menyelesaikan penolakan bantuan beras oleh warga setempat. Sebab masih banyak warga dari kedua dusun tersebut yang belum mengambil bantuan beras sebanyak 10 kilogram per kepala keluarga (KK) sebagai kompensasi atas dampak gas suar bakar (flaring) tapak sumur B Banyuurip.
Sekretaris Desa (Sekdes) Mojodelik, Parlin Wibowo, mengatakan persoalan tersebut bukan serta merta tanggung jawab pemdes, namun juga EMCL. Dia berharap EMCL segera menyelesaikan permasalahan ini agar pihak Pemdes Mojodelik tidak terbebani. Sebab, permasalahan yang terjadi saat ini menyangkut dengan warga yang terdampak langsung.(roz)