Pujiono Terpilih Jadi Ketua FKKL-B

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Menindak lanjuti musyawarah pada 30 Juli 2015 lalu, Forum Komunikasi Kontraktor Lokal Bersatu (FKKL – B) kembali menggelar musyawarah yang bertempat di rumah mantan Kepala Desa (Kades) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Pujiono, Kamis (13/8/2015).

Musyawarah bersama yang diikuti sekitar 32 kontraktor lokal sekitar Lapangan Migas Banyuurip – Blok Cepu telah terbentuk dan berhasil menetapkan pengurus baru dengan melalui proses voting secara tertutup, yaitu Ketua FKKL-B, Pujiono, Wakil Ketua Sandoyo, Sekretaris I, M. Mahmudi, Sekretaris II, Kardi, Bendahara I, Yudiono, Bendahara II Hadi.

Ketua FKKL-B, Pujiono, mengatakan, akan segera melegalkan FKKL-B dengan cara menotariskan, dan membentuk divisi-divisi kepengurusan. Hal itu, agar kedepan wadah Kontraktor lokal tak dianggap abal-abal.

“Kejelasan dan kepengurusannya perlu kami lakukan terlebih dulu, dan isu-isu yang lalu harus dibuang jauh. Sehingga kedepan semakin profesional, baik dan bersatu,” kata Pujiono kepda suarabanyuurip.com seusai acara.

Untuk program jangka pendek, kata Pujiono, pasca proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) Banyuurip perlu segera diantisipasi. Agar kedepannya tidak ketinggalan momen dalam menatap proyek yang akan datang. Karena, jika tidak diantisipasi mulai sekarang maka akan bisa menjadi dampak negatif bagi kontraktor lokal.

Baca Juga :   DPRD Tak Dengar Ada Rumah Warga Retak

“Proyek EPC belum selesai saja keterlibatan konten lokal sudah berkurang. Jadi antisipasinya proaktif komunikasi dengan pihak perusahaan secara inten,” jelasnya.

Dikatakan, untuk program jangka menengah, akan berjuang dengan upaya-upaya secara bersatu untuk menghadapi proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB). Kemudian, untuk jangka panjang, menuju eksis secara nansional. Tentunya bernegoisasi secara profesional mulai dari segi skill (keterampilan), finansial dan lain sebagainya.

“Setelah proyek Banyuurip selesai kami juga akan berupaya terlibat di J-TB. Karena, selain proyek J-TB isunya ada pabrik pupuk juga,” ungkapnya.

Pujiono menambahkan, FKKL-B Ingin tetap mengedepankan profesional, transparan kepada anggota, warga, dan dengan siapapun. Intinya bertujuan positif untuk menjalin kerjasama baik dengan EMCL, PEPC, SKK-Migas dan terkait lainnya.

“Setiap informasi yang kami dapat akan disampaikan secara terbuka untuk dirembuk mencari solusinya hingga dicapai mufakat,” pungkasnya.

“Semoga kedepan dengan keberadaan FKK-B yang bersiergi antara yang tua dan muda bersatu menjadi lebih baik dan prrofesional untuk menuju terwujudnya harapan bersama,” sambung Sekretaris FKKL – B, M. Mahmudi. (sam)

Baca Juga :   Polsek Cepu Sita Puluhan Botol Miras

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *