Dandim : Waspada Proxy War di Bojonegoro

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas menegaskan, keberadaan Lapangan Banyuurip, Blok Cepu perlu diwaspadai oleh masyarakat Bojonegoro. Karena tidak menutup kemungkinan dengan adanya lapangan migas yang dikelola anak perusahaan raksasa migas Amerika Serikat, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) itu, membawa budaya barat yang bisa merusak mental para pemuda.

Donova mengingatkan, saat ini ancaman yang sangat berbahaya adalah adanya proxy war. Bahayanya pelaku kejahatan tidak diketahui, dan apa yang dilakukan sangat sulit untuk dilihat.

Pihaknya menyatakan, proxy war adalah serangan yang dilakukan oleh oknum tertentu, namun menggunakan tangan pihak ketiga. Seperti negara asing yang akan menguasai negara lainnya, namun dengan menggunakan negara tetangga, bukan negara itu sendiri.

“Mereka bisa masuk ke negara Indonesia bisa melalui sendi-sendi perekonomian,  masuk ke segi budaya dengan memecah belah, dan menciptakan kerusuhan,” kata Donova kepada Suarabanyuurip usai acara Seminar Kebangsaan di Gedung Serbaguna, Bojonegoro, pada Sabtu (15/8/2015).

Baca Juga :   Pintu Masuk Jalan Lingkar Rahayu Gelap

Dia menegaskan, akan terus menyuarakan rasa nasionalisme dan bela negara supaya masyarakat Bojonegoro tidak terpengaruh dengan adanya proxy war ini.

“Terutama di wilayah sekitar Blok Cepu. Kami akan melakukan seminar dan sosialisasi bagi masyarakat ring 1 terutama bagi pemudanya,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *