EMCL Diminta Prioritaskan Warga Lokal

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur meminta kepada operator proyek Banyuurip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) untuk memprioritaskan warga lokal-lokal, dan jangan malah sebaliknya yang seakan mengutamakan warga luar daerah untuk dilibatkan.

Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Yuntik Rahayu, mengatakan, warga sekitar proyek Banyuurip yang barang tentu sebagai penerima dampak langsung atas aktifitas proyek Banyuurip seakan diperlakukan oleh perusahaan tidak adil. Sebab, selama ini warga sekitar sangatlah susah untuk bisa terlibat. Kendati, warga luar daerah malah terkesan dipermudah.

“Kita ini yang paling terdampak, tapi kepingin kerja saja susahnya setengah mati. Tenaga lokal disurplus, tapi memasukan lagi tenaga kerja baru dalam bidang yang sama,” kata Yuntik Rahayu kepada suarabanyuurip.com.

Diharapkan, EMCL untuk lebih memprioritaskan warga lokal ketimbang warga luar daerah. Sebab, warga sekitar adalah sebagai penerima dampak langsung. Selain itu, warga sekitar juga ikut andil dalam pemberian kelancaran. Semisal, mereka telah merelakan lahan pertanian yang selama ini menjadi gantungan hidupnya dibebaskan untuk kepentingan proyek negara tersebut.

Baca Juga :   Menengok Salah Satu Kilang Minyak Tertua di Indonesia

“Saya berharap warga lokal diperioritaskan. Karena, paling penerima dampak langsung,” imbuhnya.

“Seharusnya, EMCL memberikan penegasan atau perintah kepada subkontraktornya agar mengutamakan warga terdampak untuk bisa masuk kerja,” pungkas Kades ring satu Banyuurip ini. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *