SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Ada empat pilar penting yang membuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sampai sekarang masih kuat. Empat pilar itu adalah Sumpah Pemuda, Proklamasi, Pancasila dan UUD 1945.
Pendapat ini dilontarkan oleh Pakar Ilmu Komunikasi dan Budaya, Prof. Sam Abede Pareno dalam acara seminar kebangsaan yang diselenggarakan Kodim 0813 Bojonegoro di Gedung Serba Guna, pada 15 Agustus 2015 kemarin.
“Di dalam sumpah pemuda telah tercetus konsep persatuan bagi keutuhan NKRI yang kaya dengan ragam bahasa, budaya, dan bahasa,” tegas Prof. Sam Abede Pareno.
Secara logika, kata Sam Abede Pareno, Bangsa Indonesia sangat mudah untuk dipecah belah. Namun, dengan adanya Bahasa Indonesia, Bangsa Indonesia dapat terus bersatu. Selain itu, dengan Bahasa Indonesia, perbedaan bahasa dan budaya tidak menjadi halangan untuk saling berinteraksi satu sama lain.
“Apalagi Indonesia memilki pulau-pulau yang terpisah. Kalau ditanya ada potensi untuk saling pecah belah? Tentu sangat ada, tapi Bung Karno sudah mengantisipasinya,” tandas pria yang saat ini beraktifitas di Kampus Pasca Sarjana Dr Soetomo Surabaya.
Oleh karena itu, Prof Sam-sapaan akrab Sam Abede Pareno, menghimbau masyarakat Indonesia jangan mudah terprovokasi hanya karena perbedaan. Apalagi, sampai menyatakan ingin memisahkan diri dari kedaulatan NKRI.
“Tentu saya menentang gerakan – gerakan separatisme dan radikalisme yang ada di Indonesia,†tegasnya.
Menurut Prof Sam, bentuk perang saat ini tidak serta merta dalam bentuk senjata. Namun, yang ada adalah perang budaya dan idelogi atau biasa disebut proxy war. Di sisi lain, NKRI bisa dikatakan belum merdeka sepenuhnya.
Sebab, lanjut dia, sesuai dengan cita – cita Soekarno, salah satu indikator merdeka adalah mampu berdiri di atas kaki sendiri. Khususnya, dalam aspek pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki indonesia.Â
“Kalau melihat kondisi saat ini belum berdikari sepenuhnya. Pemerintah sekarang masih banyak bergantung pada negara asing,” kritik Prof Sam.(roz)