SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) untuk memenuhi beberapa tuntutan.
Tuntutan tersebut disampaikan pada saat dilaksanakan rapat kordinasi dalam rangka sosialisasi well test (Pembakaran gas uji coba sumur) antara JOB P-PEJ dengan warga di balai desa setempat pada Minggu (17/8) malam.
Tokoh masyarakat Pamuji, mengatakan, sebelum dilakukan well test pada sumur Skw 35 yang akan segera dilakukan, warga menuntut program CSR tahun 2015. Selain itu, juga pembentukan tim sosialisasi dan pengamanan dari warga desa.
“Pembentukan timnya harus dari warga Ngampel,” tandasnya.
Pamuji juga meminta transparansi tentang Program Kegiatan Penunjang Operasi maupun Corporate Sosial Responbility dari SKK Migas.
“Kami juga minta supaya JOB P-PEJ mendukung kegiatan perayaan HUT RI dengan pemasangan umbul-umbul dan penyiraman jalan sebelum pelaksanaan gerak jalan,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, dia menyampaikan, agar ke 4 tuntutan tersebut direalisasikan sebelum pelaksanaan well test.
Sementara itu, perwakilan dari JOB P-PEJ, Dody, mengatakan, untuk pemasangan bendera umbul-umbul dan penyiraman jalan akan segera direlisasikan.
“Sedangkan untuk tuntutan yang lain menyangkut program dan anggaran akan dilaporkan ke Kantor Pusat di Jakarta,” pungkasnya. (rien)