SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sejumlah nelayan di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengaku melihat banyak ikan terapung dan tumpahan minyak di wilayah laut utara.
Kepada suarabanyuurip.com, nelayan mengaku banyaknya ikan mati terapung karena terkena minyak. Nelayan menduga minyak mentah tersebut berasal dari bocoran pipa minyak mentah yang tertanam di tengah laut lepas. Pipa yang ada di dekat lokasi ikan-ikan mati itu merupakan milik operator Migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).
“Banyak nelayan yang melihat itu. Lokasinya dekat pipa milik JOB PPEJ,†kata Priyo, salah satu nelayan yang ada di Desa Glodog, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Kamis (20/8/2015) sore.
Perkataan Priyo dibenarkan nelayan lain, Rudi. Dia juga mengatakan hal yang sama. Diduga bocornya pipa terjadi sejak siang hari ini.
“Baru hari ini melihatnya Mas,†terang Rudi.
sampai berita ini ditulis, suarabanyuurip.com belum mendapatkan keterangan resmi dari JOB PPEJ. Konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan singkat belum dibalas.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiyono, menyatakan akan memeriksa laporan tersebut.
“Akan kami cek segera,†kata Joko.(edp)