21.455 KK di Tuban Kekurangan Air Bersih

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Bencana kekeringan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terus meluas. Sekarang ini, sedikitnya 50 desa yang tersebar di 8 kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih.

Puluhan desa itu sudah melaporkan kekurangan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Akibat kondisi itu, setiap dua hari sekali BPBD Tuban melakukan dropping air bersih ke desa-desa yang dilanda krisis air bersih.

“Setiap dua hari sekali sudah dilakukan dropping kebutuhan air bersih. Saat ini ada 50 desa di delapan kecamatan,” kata Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, Selasa (25/08/2015).

Data yang didapat suarabanyuurip.com, rincian dari desa tersebut adalah 11 desa di Kecamatan Rengel, 6 desa di Kecamatan Grabagan, 6 desa di Kecamatan Semanding, dan 10 desa di Kecamatan Senori.

Kemudian, 5 desa di Kecamatan Montong, 5 desa di Kecamatan Kerek, 6 desa di Kecamatan Soko, dan 1 desa di Kecamatan Bangilan.

“Sedikitnya ada 21.455 kepala keluarga dan 73.654 jiwa yang membutuhkan air bersih, baik itu untuk keperluan memasak ataupun yang lain,” jelas Joko.

Baca Juga :   Wabup Minta Lahan Pengganti SG Tetap di Tuban

BPBD sendiri memperkirakan kekeringan di Tuban masih akan meluas melihat dari perkiraan masa kemarau yang masih panjang.  Diperkirakan kekeringan akan meluas sampai 10 kecamatan di Tuban.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *